Puskesmas Mpunda Sosialisasikan Inovasi GENTAR DE LARVA untuk Cegah Demam Berdarah Dengue
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian, khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti ini juga menjadi tantangan kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk di Kota Bima.
Sebagai salah satu upaya pencegahan dan pengendalian DBD, Puskesmas Mpunda menghadirkan inovasi GENTAR DE LARVA (Gerakan Masyarakat Tanggap Demam Berdarah Dengue dengan Pendekatan Edukasi dan Pemberdayaan Kader serta Pemanfaatan Larvatrap).
Inovasi GENTAR DE LARVA berfokus pada pengendalian vektor penyakit DBD, khususnya nyamuk Aedes aegypti, melalui penerapan 3M Plus, edukasi kesehatan, pemberdayaan kader, serta pemanfaatan larvatrap sebagai salah satu metode sederhana untuk membantu memantau dan mengendalikan jentik nyamuk.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keluarga
GENTAR DE LARVA mengedepankan keterlibatan aktif masyarakat dan keluarga dalam upaya pencegahan DBD. Masyarakat didorong untuk memiliki kesadaran, kepedulian, dan kemandirian dalam menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Melalui penerapan 3M Plus, masyarakat diajak untuk secara rutin menguras dan membersihkan tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain itu, masyarakat diperkenalkan dengan penggunaan larvatrap sederhana yang dapat dibuat dari botol plastik bekas dengan memanfaatkan atraktan berupa larutan gula dan ragi. Larvatrap digunakan sebagai salah satu sarana untuk membantu menarik dan memerangkap nyamuk sehingga masyarakat dapat melakukan pemantauan secara mandiri.
Mendorong Peran Aktif Kader dan Masyarakat
Pelaksanaan GENTAR DE LARVA tidak hanya berfokus pada penggunaan larvatrap, tetapi juga memperkuat peran kader dan masyarakat dalam melakukan edukasi, pemantauan jentik, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan adanya keterlibatan masyarakat berbasis keluarga, diharapkan upaya pencegahan DBD tidak hanya bergantung pada petugas kesehatan, tetapi menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara sadar, aktif, dan berkelanjutan.
Melalui inovasi GENTAR DE LARVA, Puskesmas Mpunda berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah DBD serta memperkuat upaya pengendalian vektor di wilayah kerja Puskesmas Mpunda.
GENTAR DE LARVA — Bersama Masyarakat, Cegah DBD dari Rumah.
Inovator:
Ermy Mulianingsih, SKM
Puskesmas Mpunda